Angie Thomas : The Hate U Give


Waktu saya beli buku ini, saya pikir ini cerita anak remaja biasa tapi ternyata saya salah.

Starr Carter –nama yang bagus- gadis kulit hitam berusia enam belas tahun, hidup di antara dua dunia berbeda. Kenapa berbeda? karena lingkungan tempat dia tinggal dan lingkungan sekolahnya sangat bertolak belakang. Starr tinggal di lingkungan Garden Height yang bisa dibilang “tidak beres” sedangkan dia bersekolah di SMA bergengsi di pinggiran kota. Starr berusaha menjaga keseimbangan keduanya dengan menjelma menjadi peran yang berbeda di masing-masing tempat, sampai akhirnya hidupnya mulai berantakan sejak dia jadi saksi temannya, Khalil, tewas ditembak oleh seorang polisi.Read More »

Mira W – Kereta Api Terakhir dari Paris


Desember tahun lalu, aku memutuskan untuk coba membaca karya salah satu penulis Indonesia yang cukup terkenal, yaitu Mira W. Saat aku googling nama beliau, aku kaget ternyata beliau sudah berumur 66 tahun dan sudah aktif menulis sejak tahun 70-an. Novel ini sebetulnya ringan, cuma butuh waktu beberapa hari untuk tuntas membacanya, sayangnya aku baru bisa menyelesaikannya beberapa bulan yang lalu.

Mira W mengawali kisah dengan cerita asmara anak SMA, Aster dan Andika. Keduanya digambarkan sempurna, Aster yang cantik dan baik hati, begitu pun Andika yang tampan, atletis, suka menolong. Keduanya pun populer. Di sisi lain, ada Arif, murid cupu, gak ganteng dan suka di-bully. Singkat cerita, karena Andika suka nolongin Arif kalo lagi dibully, mereka bertiga akhirnya sahabatan sampai kuliah. Aster dan Arif kuliah di kedokteran, Andika kuliah di Belanda. Waktu Andika mau berangkat ke Belanda, Aster ngotot mau nganterin Andika, jadilah mereka jalan-jalan berdua doang di Eropa, terus mampir ke Paris (makanya judulnya kereta api terakhir dari Paris, bukan Belanda). Eh, Belanda bukan ya haha, maaf tiba-tiba lupa, bukunya ada di rumah jadi ga bisa cek hehe. Terus, mungkin karena bawaan Paris yang romantis dan cuma berdua doang, akhirnya mereka ya gitu deh, terus tau-tau pas pulang Aster hamil. Nah, pas Andika tau kalau Aster hamil, mereka memutuskan untuk menikah. Tapi tapi, sebelum nikah, Andika, Arif dan beberapa temen cowonya party-party dulu di Puncak, merayakan Andika yang bentar lagi melepas masa lajangnya. Disitulah tragedi terjadi, pas mereka bangun, ada banyak darah dimana-mana dan salah satu temen mereka meninggal. Arif bilang Andika dan temennya itu mabuk sampe berantem dan akhirnya Andika membunuh temennya itu.

Read More »

Rainbow Rowell : Eleanor & Park


Hmm.. Eleanor & Park adalah kisah tentang anak SMA, tapi rasanya kurang pas jadi bacaan anak SMA. Buku ini bukan untuk jadi inspirasi anak remaja dalam menjalani hari bersama cinta pertamanya, tapi lebih ke mengingatkan kita, yang sudah dewasa, bagaimana manisnya cerita cinta saat di sekolah dulu (walaupun sebenernya cerita cinta yang dipunya waktu remaja gak ada mirip-miripnya sama Eleanor & Park tapi yaudahlah ya).

Eleanor, gadis putih berambut merah, tidak kurus dan punya gaya berpakaian yang (kasarnya) ‘minta dikatain’. Tapi anehnya yang dibayanganku justru Eleanor punya penampilan yang biasa aja. Entahlah, rasanya tidak ada yang salah dengan gadis putih campuran Denmark-Skotlandia, berambut merah keriting, memakai kemeja kotak-kotak kebesaran dengan syal-syal di pergelangan tangan. Iya kan?

Lalu, Park, lelaki campuran Amerika-Asia, yang tidak bisa kubayangkan sama sekali bagaimana rupanya. Aku akan jatuh cinta dengan Park kalau saja aku masih berusia 16 tahun. Lelaki ini….. 100% book-boyfriend-material. Park suka baca buku, komik sih lebih tepatnya. Dia suka mendengarkan musik-musik berkualitas. Park adalah laki-laki yang akan meminjamkanmu buku-bukunya hanya untuk bisa ngobrol denganmu di kemudian hari. Atau dia akan merekam lagu-lagu favoritnya ke dalam kaset dan meminjamkannya padamu untuk kamu dengar sebagai pengantar tidur. Park seperti itu, yang jelas akan melelehkan anak remaja manapun. Tapi Park, hanya anak lelaki biasa, bukan anak lelaki populer kaya mengagumkan (dan juga membosankan) yang biasa ada di buku atau drama remaja pada umumnya. Itulah kenapa Park menarik.Read More »

Seni mencintai


Tanah selalu basah tiap malam, tak pernah ku kira musim hujan masih berumur hingga menjelang akhir April. Malam ini aku akan bicara tentang satu hal yang didambakan setiap yang bernyawa, yaitu cinta.

Kok gue jadi geli sendiri ya hahaha. By the way, pernah baca buku The art of Loving karya Erich Fromm? Lebih seru kalo bahas cinta not only based on experience, but also based on books ya. Basically, kalau kalian perhatikan, seluruh novel di dunia ini isinya cuma satu, yaitu tentang cinta. Kenapa? Karena cinta gak melulu tentang lelaki dan perempuan, tetapi ada banyak cinta-cinta lainnya, termasuk cinta ke Tuhan, keluarga, pekerjaan, hobi, negara bahkan cinta pada diri sendiri.Read More »

Rainbow Rowell : Attachment


71ZlxOeCx4L

Aku jatuh cinta pada Lincoln. Tidak, itu terlalu berlebihan. Aku hanya menyukainya. Aku hanya menyukai karakter Lincoln. Tidak, sebenarnya tidak seperti itu. Aku hanya menyukai bagaimana Lincoln bisa jatuh cinta pada Beth karena apa yang ditulisnya. Iya, Beth adalah penulis, lebih tepatnya kritikus film. Lincoln tidak jatuh cinta pada artikel Beth tentang film. Lincoln hanya membaca email-email Beth kepada Sahabatnya, Jennifer. Tapi tetap saja, Lincoln jatuh cinta pada Beth bahkan sebelum mereka pernah mengobrol satu sama lain. Aku mulai iri. Sebenarnya itu hanya obsesiku untuk di-jatuhcinta-i karena tulisanku –Aku tidak sedang bercanda-. Aku bahkan merancang jalan cerita Ambo jatuh cinta pada tulisan-tulisan Lana yang akhirnya membuat Ambo jatuh cinta seutuhnya pada Lana. Aku mulai mengutuki Rainbow Rowell karena mendahului ideku. Siapa aku.

Aku tidak tahu siapa Rainbow Rowell, sebelum akhirnya aku mengetik namanya di elgoog.im dan kemudian aku jadi pusing –kali ini aku sedang bercanda-. Ini adalah buku Rainbow pertama yang aku baca. Saat tiga minggu lalu aku ke toko buku, I couldn’t find the books I wanted. Aku tahu aku telah menghentikan obsesiku membaca buku-buku Paulo Coelho karena satu dan lain hal. Aku hampir berniat mengambil salah satu buku Pak Pram kalau saja aku tidak ingat aku sedang butuh hiburan di sabtu minggu, bukan untuk berpikir keras. Aku butuh bacaan simpel dan menghibur. Bukan complicated seperti tulisan Jodi Picoult, apalagi Haruki Murakami. Aku mencari buku Mitch Albomm, tapi tidak ketemu. Then I decided to get Attachment, Rainbow Rowell’s first novel, since I know how well known she is as a writer.Read More »

A very yuppy wedding


wpid-20150102_205301Andrea dan Adjie, pasangan yang masing-masing udah berusia 29 tahun tapi menurutku belum cukup dewasa untuk bersikap layaknya orang dewasa hehe. Novel ini bercerita tentang kisah cinta pasangan satu kantor yang dimana di kantornya ada aturan yang gak ngebolehin adanya pernikahan sesama pegawai. Hm…. Baru pertama kali ini nyobain baca bukunya Ika Natassa. Ceritanya ringan dan bikin betah berjam-jam baca dari awal sampe selesai. Tapi sebenernya agak terganggu dengan ratusan merk mahal yang ditulis di novel ini. Emang sih mungkin bener-bener mau bilang kalau tokoh di novel itu adalah level-level sosialita ala orang-orang kantoran Sudirman, but I don’t think it’s a good way 🙂

 

Paulo Coelho


Kalau suka nulis pasti suka baca. Makin banyak yang dibaca makin banyak pula yang ingin ditulis. Ada salah satu penulis asal Rio de Janeiro yang sangat aku suka, Paulo Coelho. Beliau adalah salah satu penulis yang kalau aku lagi di toko buku, apapun judulnya tak peduli isinya, asal penulisnya Paulo Coelho pasti aku beli. Selain Paulo Coelho, penulis lain yang aku beli bukunya ‘tanpa mikir’ adalah Mitch Albom dan Haruki Murakami, aku akan cerita tentang keduanya di edisi happiness selanjutnya ya.

Paulo Coelho is a novelist who writes in a universal language. His books have had a life-enhancing effect on millions of people. Apa yang membuatkan aku tertarik dengan buku Paulo Coelho? Karena beliau mengajarkanku tentang kehidupan dari sisi yang tidak bisa aku jangkau. Jenis buku persimpangan antara fiksi dan non-fiksi ini yang sangat aku suka. Di satu sisi aku bisa menikmati alur cerita dengan permainan imaginasi, di sisi lain otak kiri ku akan belajar mengenai ilmu-ilmu pasti.

Paulo Coelho lahir di tahun 1947, beda 46 tahun dari usiaku hehe. Paulo kecil memang punya cita-cita ingin menjadi seorang penulis, sayang orang tuanya tidak setuju sampai-sampai Paulo dikira menderita ‘mental illness’ karena keinginan kuatnya untuk menulis. Paulo menjalani hidup yang tidak mudah sampai akhirnya di tahun 1987 ia menulis buku pertamanya The Pilgrimage. Buku ini menceritakan tentang pengalamannya mengenai hal-hal luar biasa yang terjadi pada orang yang biasa saja. Setahun kemudian, ia menulis buku yang berjudul The Alchemist, buku yang sangat terkenal dengan quote-nya “When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it”. Quote lainnya yang aku suka dari buku The Alchemist adalah “The secret of life, though, is to fall seven times and to get up eight times”. Setelah itu ia menulis Brida, The Valkyries, By the River Piedra I Sat Down and Wept, The Fifth Mountain, Veronika Decides to Die, The Devil and Miss Prym, Manual of the Warrior of Light, Aleph, Eleven Minutes, The Zahir, Like The Flowing River, The Witch of Portobello dan The Winner Stands Alone. Buku terbarunya berjudul Manuscript found in Accra.

Kalau kalian baca Brida, kalian akan belajar bagaimana cara menemukan soul mate kita. So, in Brida, there are two ways to recognize your soul mate. Through Magic, entering a state of trance in which you can see a bright spot over the shoulder of your soul mate, or by taking risks, by making mistakes, by being with the wrong people until you find your soul mate. So, would you try to find your soul mate through magic or by taking risks, making mistakes?

In my humble opinion, the best way to find our soulmate is through magic. How can we use the magic? Actually, it is the power of Du’a (prayer). Thanks, Paulo Coelho.